Ada sebagian orang yang menganggap bahwa isbal (mengenakan kain/celana/sarung melebihi mata kaki bagi laki-laki) tidak apa-apa asalkan tidak sombong, mereka berpandangan bahwa dalil yang mutlak harus dibawa ke yang muqoyyad, benarkah demikian adanya?
Dalam masalah isbal, dalil-dalilnya sebagai berikut:
DALIL YANG MUTLAK:
“Apa-apa yang ada di bawah mata kaki berupa sarung maka tempatnya adalah neraka.” (HR. Bukhari dan Ahmad)
- Sifat hadits ini mutlak/tidak ada ikatan dengan sombong atau tidak dengan sombong
- Sebabnya isbal, konsekuensi hukumnya diancam dengan nereka
DALIL YANG MUQOYYAD
“Barangsiapa yang menyeret pakaiannya karena sombong, Allah takkan melihatnya di hari kiamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)
- Sifat hadits ini muqoyyad, yakni ancaman ini berlaku jika isbal disertai dengan sombong.
- Sebabnya isbal dengan disertai sombong, konsekuensi hukumnya Allah mengancam tidak akan melihatnya di akhirat
Apakah larangan Isbal yang mutlak ditaqyid dengan adanya rasa sombong?
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Ushul min 'ilmi Ushul mengatakan:
وإذا ورد نص مطلق، ونص مقيد وجب تقييد المطلق به إن كان الحكم واحداً، وإلا عمل بكل واحد على ما ورد عليه من إطلاق أو تقييد
"Jika terdapat nash yang mutlak dan nash yang muqoyyad, wajib mengikat nash yang mutlak tersebut dengan nash yang muqoyyad JIKA HUKUMNYA SATU, dan jika tidak, maka setiap nash diamalkan berdasarkan apa-apa yang ada padanya, dari mutlak atau muqoyyad"
Maka jelaslah bahwa pendapat sebagian orang yang mengatakan bahwa isbal dengan tidak disertai rasa sombong tidak berdosa adalah keliru, karena:
- Hadits yang mutlak diatas mempunyai konsekuensi diancam dengan neraka
- Hadits yang muqoyyad diatas mempunyai konesekuensi lebih, Allah mengancam tidak akan dilihatnya di hari kiamat.
Dua hadits diatas tidaklah mempunyai hukum yang sama (yang satu diancam neraka dan yang satu diancam tidak dilihat di hari kiamat) sehingga dalil yang mutlak tidak bisa dibawa ke yang muqoyyad
Walhasil...
Isbal disertai rasa sombong ataupun tidak, termasuk perkara yang haram
Allahu ta'ala a'lam