di simpang jalan kehidupan....

di simpang jalan kehidupan....

by irwan on Wed Mar 26, 2008 2:34 pm

Ass,wr,wb.
Umurku sekarang 31 th, aku seorang mualaf 5 th yg lalu... Aku sudah berkeluarga dgn 1 istri dan dikaruniai 2 anak.
Keluarga dari keluarga Kristen yang biasa-biasa saja, mereka sangat terpukul ketika aku memutuskan utk masuk Islam.
Ayahku meninggal dunia 3 th lalu, 6 bln kemudian ibuku menyusul ayahku. Aku sangat sedih melihat kenyataan ini apalagi sebagai anak pertama melihat adik-adikku yang masih sekolah dan kuliah.
Singkat cerita... sampai sekarang aku masih seorang muslim yang selalu berusaha memenuhi kewajiban - kewajiban dalam ibadah. Dikarenakan kesibukan bekerja sampai sekarang aku belum bisa baca Al Quran, akan tetapi buku2 tentang keislaman aku coba untuk membacanya.
Suatu saat ada seorang keluarga dari istriku berkata kepada orang lain kalau saya sewaktu mengucapkan 2 kalimat syahadat itu mudah 1/2 jam saja bisa hapal, tapi untuk menjalani Islam itu sulit. Itu saya dengar sendiri...
Yang saya tangkap dari nadanya bukan untuk membimbing saya ke jalan yg lebih baik, akan tetapi berkonotasi kalau saya masuk Islam tidak sungguh-sungguh dan karena ada maunya.
Saya menangis dalam hati, saat itu juga saya teringat orang tua dan adik-adik saya... mereka yang telah saya tinggalkan dan saya berniat utk murtaddin... saya mau kembali ke keluarga kandung saya.
Tetapi saya sudah punya keluarga sendiri yang masih saya sangat sayangi....
Pertanyaan dari saya
1. Kedua orang tua saya cintai meninggal dalam keadaan Kristen, apakah mereka masuk neraka ?
2. Apakah yg tdk bisa Al Quran islam nya belum afdol ?
3. Apakah ada dari kalangan Islam melihat muallaf itu ada perasaan curiga ?
4. Apakah seseorang niat murtad dia sudah dianggap murtad ?
Demikian uneg-uneg dari saya, mohon jawabannya berdasarkan Al Quran dan Hadist ... bukan yang lain, karena ini menentukan hari depan bagi saya dan keluarga saya, terima kasih
irwan
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by Lupi on Sat Mar 29, 2008 2:36 pm

Assalamualaikum wahai sahabat,
Sungguh sampean begitu tulus bertanya, smoga cara ini juga bs mewkili ktulusan sy sperti yg sampean punya.
1. Wallahu a'lam (hanya Allah yg Maha Tahu bgmn menentukan nasib org di Hari Kemudian).Karena Dia-lah wasit
dari semua wasit. Kita hanyalah sekumpulan pemain.
2. Ya & tidak. Ya krn Alquran-lah pedoman hidup kita yg pertama.Semua hal (dulu-skrg-masa dpan-bumi-langit &isi dunia, smua ada didalamnya.) Wajib kita
membacanya. Tidak ada yg sulit mempelajarinya,smua tlh dijamin telah dimudahkan oleh Allah SWT. Tidak, krn bukan itu saja parameter baik seseorg.
Disekitar kita byk yg bisa membacanya,tp berapa yg mewujudkannya dlm peri kehidupan sehari-hari? Saya kira sedikit lebih baik berarti drpd byk tp ga guna.
3. Tergantung person itu bgmn memahami & mngerti Islam. Prasangka baik (khusnudzon) jauh lebih baik drpd berprasangka buruk (Su'udzon). Ikhlas ajlh men
jalani hidup ini,dan hanya berserah dirilah kpd-Nya. InsyaAllah pean tidak akan punya rasa was-was,gelisah,takut ga di bolo keluarga & teman,dll. Krn kalu
pean tahu, Allah slalu didepanmu,di blkangmu, dsmpingmu, sungkanlah sdikit kpda-Nya. Masak tidur cuman pake cd doang? Hehehe....
4. Wewenang itu adalah Hak-Nya. Yuk berani baik, jgn hanya brani buruk. Camkan ini, buang sejauh-jauhnya pikiran itu. Istighfar cak...!
Dan percayalah, TIDAK ADA YG ABADI DI DUNIA INI. BEGITU JUGA BODOH,MELARAT,SEDIH,SUSAH,GELISAH n konco2nya. Saya yakin, sampean tidak abadi ga
bisa baca. Pasti smakin bisa. Mekaten gih bapak,sesama Bapak kan tdk harus saling mendahului? wkwkwkwk....monggo direnugkan.

Mungkin mata & telinga hati perlu dipakai untuk hal ini. biar terdengar & terlihat kebenaran dan diri pean yg hakiki.
Mohon maaf jika ada salah ketik, hanya Allah pemilik smua kebenaran.
Lupi
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by dewasakti97@yahoo.co.id on Fri Apr 04, 2008 3:04 am

1. masuk surga itu hak penuh Allah. dan Allah maha pengasih dan penyayang. tidak ada orang yang tahu. tidak usah sedih,kawatir, yg penting doakan sj.
2. afdol artinya lebih utama. kalo mas bisa baca al-Quran jelas lebih afdlol dari pada tidak bisa baca. kalo belum bisa baca al-Qur'an tidak masalah yg penting ada usaha belajar keislaman secara terus menerus sesuai dg kemampuan. membaca al-qur'an tujuanya adalah mengamalkan isinya. belum bisa baca, tapi pengamalanya jalan sesuai kemampuan itu lebih baik daripada yg bisa baca tapi tidak mengamalkanya. yang wajib dibaca dan dihafalkan dari al-quran cuma al-fatikah karena untuk solat. jika belum bisa, solat boleh baca sebisanya, tapi masih punya kwajiban untuk mempelajarinya sesuai kemampuan dan keadaan.
keafdlolan keislaman seseorang lebih dipengaruhi keyaqinan dalam hati dan pengamalan ajaran-ajaran Islam, dan penggalianya bisa dari buku2 Islam, tidak harus dari al-qur'an langsung.
3. setahu saya, justru semua muslimin wajib mendekati dan membimbing kepada setiap muallaf sehingga mereka benar2 menjadi muslim yg kaffah. kalo ada yg curiga, justru dipertanyakan tentang keyaqinan keislamanya. wajar mas, orang iri, dengki sering menggunakan dalih-dalih tertentu utk pembenaran tindakanya. santai saja mas, tidak perlu di tanggapi, tidak perlu risau. islam jelas haq, benar. namun penganutnya kan macam2, ada yg baik, sempurna, pas-pasan.
4. dulu mas masuk Islam saya yaqin berdasarkan keyaqinan penuh. kenapa sekarang ada niat murtad? coba cari alasanya sendiri. mas sebenarnay di uji keyaqinanya. jika lulus, nilai keimanan akan semakin meningkat. dan semkin tinggi keimanan, ujian semakin besar. bukan apa2. semua itu diberikan Allah utuk meningkatkan kwalitas keimanan kiata.
arti niat, mengungkapkan sesuatu dalam hati dg di iringi perbuatan. jadi kalo masih dalam pikiran itu belum dikatakan niat, tapi azam. hakekat murtad itu dalam hati, yg tahu hanya Allah semata. dan Allah pasti mengampuni setiap dosa hambanya yg bertaubat. sebesar apapapun. Allah selalu menerima hambaNya yg kembali kepadanya.
banyak dari qur'an hadits yg menerangkan, tiap orang yg beriman kepada Allah pasti masuk surga, walaupun dia tidak pernah ibadah sekalipun, walau dia mencuri, berzina dan selalu maksiat. tapi ingat, orang yg masuk surga adalah orang yg sudah bersih dar dosa. pembersian dosa adalah dg bertaubat. jk belum sempat bertaubat dan mati, maka dibersihkan dulu di neraka. SETIAP HATI YG BERIMAN KEPADA ALLAH PASTI MASUK SURGA.
YAQIN SAJA MAS DENGAN ISLAM YG SUDAH MAS YAQINI, JANGAN MUDAH GOYAH DG UJIAN YG ADA.
SEMOGA ANDA SELALU BAHAGIA DAN DAPAT BIMBINGAN DARI ALLAH DALAH HIDUP INI.
dewasakti97@yahoo.co.id
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by dewasakti97@yahoo.co.id on Fri Apr 04, 2008 3:07 am

ASSALAMU 'ALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH.
SEMOGA ANDA DAN KELUARGA BAHAGIA SELALU DAN DAPAT HIDAYAH DANCAHAYA KEBENARAN DALAM HATI. AMIN
dewasakti97@yahoo.co.id
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by dewasakti97@yahoo.co.id on Fri Apr 04, 2008 3:11 am

MAAF SAYA BELUM BISA MENCANTUMKAN DALIL2NYA, FAKTOR WAKTU DAN KESIBUKAN. YAQIN SAJA MAS DENGAN DI IMBANGI BELAJAR ISLAM DG BAIK SEMAMPUNYA. SERINGLAH BERTAFAKKUR UTUK PENINGKATAN KEIMANAN. JANGAN KARENA FAKTOR EMOSI SESAAT ANDA KELUAR DARI KEBENARAN DAN KEYAQINAN.
dewasakti97@yahoo.co.id
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by ksuhardi@yahoo.co.id on Fri Apr 04, 2008 11:07 am

subhanalloh. Alloh telah memberikan petunjuk kepada hamba - hamba yang dicintainya.
kehidupan surga/ jannah milik Alloh hanya untuk orang - orang beriman / mu'min.
Belajar adalah kwajiban bagio setiap muslim. Al Qur'an pedoman hidup jadi untuk dapat memahaminya perlu bisa membaca dst
Sesama muslim tidak ada sikap su'udhon, kalo memang dalam keikhlasan saat mas memasuki dan memeluk islam.
ksuhardi@yahoo.co.id
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by zulkis on Wed Apr 09, 2008 1:47 pm

KLO KITA TETAP DALAM KETAKWAAN DAN SELALU BERTAWAKAL,,,,
ALLAH AKAN SELALU MEMBIMBING KITA. AMIN
INGAT, BAHWA JANJI ALLAH ITU ADALAH BENAR.
zulkis
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by mamik on Sat Apr 12, 2008 11:59 am

Tetaplah sabar saudaraku, sesungguhnya Allah SWT telah menunjukkan jalan yang benar dengan keislamanmu.
Mungkin Allah sedang mengujimu. Sehingga hanya kesabaran dan ketaqwaan kepadanyalah yg mampu mengahadapi itu semua.
Sesungguhnya Allah bersama orang2 yg sabar. Dan ingatlah sabar itu adalah elemen iman yang terpenting.
mamik
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by annie on Fri May 02, 2008 1:48 pm

irwan wrote:Ass,wr,wb.
Umurku sekarang 31 th, aku seorang mualaf 5 th yg lalu... Aku sudah berkeluarga dgn 1 istri dan dikaruniai 2 anak.
Keluarga dari keluarga Kristen yang biasa-biasa saja, mereka sangat terpukul ketika aku memutuskan utk masuk Islam.
Ayahku meninggal dunia 3 th lalu, 6 bln kemudian ibuku menyusul ayahku. Aku sangat sedih melihat kenyataan ini apalagi sebagai anak pertama melihat adik-adikku yang masih sekolah dan kuliah.
Singkat cerita... sampai sekarang aku masih seorang muslim yang selalu berusaha memenuhi kewajiban - kewajiban dalam ibadah. Dikarenakan kesibukan bekerja sampai sekarang aku belum bisa baca Al Quran, akan tetapi buku2 tentang keislaman aku coba untuk membacanya.
Suatu saat ada seorang keluarga dari istriku berkata kepada orang lain kalau saya sewaktu mengucapkan 2 kalimat syahadat itu mudah 1/2 jam saja bisa hapal, tapi untuk menjalani Islam itu sulit. Itu saya dengar sendiri...
Yang saya tangkap dari nadanya bukan untuk membimbing saya ke jalan yg lebih baik, akan tetapi berkonotasi kalau saya masuk Islam tidak sungguh-sungguh dan karena ada maunya.
Saya menangis dalam hati, saat itu juga saya teringat orang tua dan adik-adik saya... mereka yang telah saya tinggalkan dan saya berniat utk murtaddin... saya mau kembali ke keluarga kandung saya.
Tetapi saya sudah punya keluarga sendiri yang masih saya sangat sayangi....
Pertanyaan dari saya
1. Kedua orang tua saya cintai meninggal dalam keadaan Kristen, apakah mereka masuk neraka ?
2. Apakah yg tdk bisa Al Quran islam nya belum afdol ?
3. Apakah ada dari kalangan Islam melihat muallaf itu ada perasaan curiga ?
4. Apakah seseorang niat murtad dia sudah dianggap murtad ?
Demikian uneg-uneg dari saya, mohon jawabannya berdasarkan Al Quran dan Hadist ... bukan yang lain, karena ini menentukan hari depan bagi saya dan keluarga saya, terima kasih


Pak Irwan, apa boleh saya mengirim email kepada anda? Saya punya kumpulan ayat Qur'an - penyejuk hati mualaf dlm bentuk file power point. Saya juga ingin mengirim CD QUR'AN-ku yang memudahkan pak Irwan mencari ayat-ayat yang dibutuhkan. Silakan hubungi saya di 021- 93762475
annie
 

Re: di simpang jalan kehidupan....

by azwel baeq on Sat May 03, 2008 8:53 pm

1. Jikalau mati tidak dalam keadaan islam ( kafir). maka dapat dikatakan bahwa azablah yang akan diterima. kenapa saya berkata demikian? karena paman nabi kita Muhammad SAW merupakan orang yang sangat menolong perkembangan islam namun beliau wafat dalam keadaan Kafir maka Rasul sekalipun tidak bisa menolongnya dan dikatakan bahwa paman nabi itulah penerima azab teringan, nah soal ayah saudara saya rasa saudara dapat menyimpulkan sindiri...
2. Pertanyaan no2 tu rancu, pertama gak bisa apa ne?jikalau gak bisa menghafal tentunya bukan gak afdhol tapi akan lebih baik bisa menghafal, jikalau gak bisa memahami makna dan tajwidnya juga bukan gak afdhol tetapi lebih baik bisa toh.., nah jikalau gak bisa baca seperti mas karena muallaf sebaiknya belajr membacalah mbok ya dicari guru ngaji gitu... n makna al-qur'an bisa dicari dari terjemahan al-qur'an n dari ceramah2 agama, n kalo soal menghafal ( mmmhhh hehehe) saya sendiri mas cuma hafal alfatehah n sedikit juz amma. hhehehe makanya saya lagi belajar menghafal nech...
3. pertanyaan ke-3 juga rancu nech..jikalau menurut agama, seseorang yang masuk islam tidak pantas untuk dicurigai kenapa? begini dulu waktu nabi kita mengalahkan kota mekkah(perebutan kota mekkah) n ada orang kafir mau tobat( mau masuk islam) tetapi shabat punya rasa curiga dan nabi kita marah besar karena yang mengetahui hati manusia ya cuma ALLAH n manusia itu sendiri n islam sendiri diajar untuk tidak suuzon,
nah kalo pertanyaan mas "kalangan" ato "oknum" saya rasa ADA tetapi saya sendiri "curiga" terhadap oknum atau kalangan tersebut..hehehe....
4. nah yang terakhir mas, saya kagum pada mas karena mas merupakan salah 1 penerima hidayah dari ALLAH dan jumlah penerima hidayah itu sedikit loh mas,,,saya sendiri jika dalam keadaan mas sebelumnya mungkin gak berani masuk islam, dan kebanyakan dari umat islam sekarang adalah karena keturunan tanpa tau makna dan rahmat yang telah didaptkannya..Maka dari itu bersyukurlah mas.Allah berfirman "jikalau aq mau maka akan aq buat semua manusia beriman padaku" spenggal saja mas tapi maknanya daleeeeemmm, kenapa demikian? begini mas ternyata Allah sendiri gak menciptakan manusia seagama semuanya padahal jikalau DIA berkehendak tentunya bisa, itu tandanya bahwa orang yang beriman kepada agama Allah adalah orang2 pilihan...Jadi sebaiknya mas urungkan niat mas karena jikalau tetap m,as lakukan berarti mas keluar dari konteks "orang pilihan"..klo soal niat apakah sudah jadi murtad? mohon ampunlah kepada Allah dan yakinlah Allah bakal mengampuni...amiiinnn....semoga kita semua terjaga keimanannya dan dilindungi Allah SWT...
azwel baeq
 

Next

Return to Diskusi Islami

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 4 guests